Categories
Berita,

Firdaus Hasbullah Tawarkan Modul “Sekolah Bersinar” Di Acara IPNU-IPPNU Sumsel

Wakil Ketua DPRD Kabupaten PALI Firdaus Hasbullah, SH, MH menjadi salah satu pembicara di acara Sekolah Bersinar (Sekolah Bersihkan Narkoba) yang diselenggarakan oleh IPNU-IPPNU Sumsel, 8 Juli 2026.

Dalam kesempatan itu, Firdaus Hasbullah yang juga Ketua DPW PGK Sumatera Selatan itu, membahas beberapa Panduan Praktis Membangun Sekolah Bersinar yang pdfnya bisa diunduh disini.

A. Konsep Dasar SEKOLAH BERSINAR

SEKOLAH BERSINAR bukan sekadar slogan atau kegiatan seremonial, melainkan sebuah gerakan berkelanjutan untuk membangun budaya sekolah yang sehat, religius, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Program ini bertumpu pada lima pilar utama:

  • Pendidikan dan Literasi Anti Narkoba, yaitu memberikan pemahaman yang benar mengenai bahaya narkoba, modus peredarannya, serta cara melindungi diri.
  • Penguatan Karakter dan Nilai Keagamaan, dengan menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan akhlak mulia sebagai benteng utama.
  • Kepemimpinan Pelajar, yaitu menjadikan pelajar sebagai pelopor, penggerak, dan teladan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat.
  • Kegiatan Positif dan Kreatif, sehingga waktu luang pelajar diisi dengan aktivitas yang produktif.
  • Kolaborasi Multipihak, yaitu sinergi antara sekolah, keluarga, IPNU, IPPNU, BNN, kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.

B. Prinsip Gerakan SEKOLAH BERSINAR

Gerakan ini dijalankan berdasarkan tujuh prinsip utama:

  • Edukatif, bukan menakut-nakuti.
  • Preventif, bukan menunggu korban.
  • Partisipatif, melibatkan seluruh warga sekolah.
  • Kolaboratif, membangun kerja sama lintas sektor.
  • Berkelanjutan, bukan kegiatan sesaat.
  • Berbasis data dan evaluasi.
  • Berorientasi pada pembentukan karakter.

C. Lima Tahapan Membangun SEKOLAH BERSINAR

Tahap 1. Deklarasi Komitmen

Sekolah bersama IPNU dan IPPNU menyelenggarakan deklarasi “Sekolah Bersih Narkoba” yang ditandatangani oleh kepala sekolah, guru, pengurus OSIS, IPNU, IPPNU, komite sekolah, dan perwakilan orang tua.

Output:

  • Piagam Komitmen Sekolah Bersinar.
  • Pakta Integritas Pelajar.
  • Tim Pelaksana Sekolah Bersinar.

Tahap 2. Pembentukan Satgas Pelajar Anti Narkoba

Satgas terdiri atas unsur: IPNU, IPPNU, OSIS, PMR, Pramuka

Rohis dan Ekstrakurikuler lainnya

Tugas Satgas:

  • Mengedukasi teman sebaya.
  • Menjadi teladan.
  • Mengampanyekan gaya hidup sehat.
  • Menyampaikan informasi kepada guru BK apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.
  • Menyelenggarakan kegiatan positif secara rutin.

Tahap 3. Pemetaan Risiko Sekolah

Satgas melakukan identifikasi terhadap:

  • titik rawan di sekitar sekolah;
  • kebiasaan negatif siswa;
  • tingkat literasi narkoba;
  • kondisi lingkungan sosial.

Tahap 4. Pelaksanaan Program

Program dijalankan secara terjadwal sepanjang tahun ajaran.

Tahap 5. Monitoring dan Evaluasi

Evaluasi dilakukan setiap tiga bulan untuk mengukur:

  • peningkatan pengetahuan;
  • perubahan perilaku;
  • jumlah kegiatan;
  • keterlibatan siswa;
  • partisipasi orang tua;
  • keberlanjutan program.

D. Dua Puluh Lima Program Praktis SEKOLAH BERSINAR

Bidang Edukasi

1. Kelas Inspirasi Anti Narkoba

Menghadirkan narasumber dari BNN, kepolisian, dokter, psikolog, tokoh agama, maupun mantan penyalahguna yang telah pulih.

2. Pekan Literasi Narkoba

Setiap kelas membuat: poster;, infografik, video pendek, podcast, dan menulis artikel.

3. Pojok Informasi Bersinar

Menyediakan papan informasi anti narkoba di sekolah yang diperbarui setiap bulan.

4. Podcast Pelajar

IPNU dan IPPNU mengelola podcast bertema: kesehatan mental, bahaya narkoba, kepemimpinan dan motivasi belajar.

5. Duta Bersinar

Setiap kelas memilih satu pelajar sebagai Duta Bersinar yang bertugas menjadi teladan dan penggerak kampanye positif.

Bidang Kepemimpinan

6. Pelatihan Peer Educator

Melatih pelajar agar mampu memberikan edukasi kepada teman sebayanya.

7. Pelatihan Peer Counselor

Pelajar dibekali kemampuan dasar mendengarkan, memberi dukungan, dan mengarahkan teman yang membutuhkan bantuan kepada guru BK atau pihak terkait.

8. Leadership Camp Bersinar

Perkemahan kepemimpinan dengan materi: integritas;, anti narkoba, bela negara. komunikasi dan kerja sama tim.

9. Forum Diskusi Pelajar

Diskusi rutin mengenai isu-isu remaja, kesehatan mental, pergaulan, dan narkoba.

10. Sekolah Ramah Pelajar

Mendorong budaya saling menghargai sehingga tidak ada siswa yang merasa terasing.

Bidang Keagamaan

11. Gerakan Shalat Berjamaah

Membiasakan ibadah bersama.

12. Kajian Remaja

Kajian mengenai akhlak, pergaulan, dan menjaga diri dari penyimpangan.

13. Gerakan Satu Hari Satu Ayat

Mendorong pembiasaan membaca dan memahami Al-Qur’an sebagai penguatan spiritual.

Bidang Kreativitas

14. Festival Seni Bersinar

Lomba musik, teater, puisi, film pendek, dan mural bertema anti narkoba.

15. Kompetisi Konten Digital

Pembuatan video Reels, TikTok, YouTube Shorts, dan podcast edukatif.

16. Klub Fotografi

Mengangkat tema sekolah sehat dan kegiatan positif pelajar.

17. Klub Jurnalistik

Pelajar menerbitkan buletin atau majalah sekolah yang memuat artikel inspiratif.

Bidang Olahraga

18. Liga Olahraga Pelajar

Kompetisi futsal, voli, badminton, atletik, dan olahraga tradisional.

19. Senam Bersama

Dilaksanakan setiap minggu.

20. Gowes dan Jalan Sehat

Mengampanyekan gaya hidup sehat.

Bidang Sosial

21. Bakti Sosial

Kegiatan berbagi kepada masyarakat.

22. Donor Darah

Bekerja sama dengan PMI.

23. Bersih Lingkungan

Menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.

Bidang Kewirausahaan

24. Pelajar Entrepreneur

Pelatihan bisnis sederhana, pemasaran digital, dan pengelolaan keuangan.

Pelajar yang sibuk berkarya akan lebih kecil peluangnya terjerumus pada penyalahgunaan narkoba.